KULE : Sistem Transmisi (2)


Know more about transmission here !



LANJUT CUY!

Kalau kemarin sudah membahas basicnya transmisi,
Sekarang waktunya lebih mendalam.
Kita akan mempelajari Klasifikasi Transmisi hingga ujung
Postingan selanjutnya akan di isi oleh Gardu Induk 


KLASIFIKASI TRANSMISI BERDASARKAN ARUS

1.       Saluran Transmisi Arus Bolak-Balik (AC)
2.       Saluran Transmisi Arus Searah (DC)


1.  Saluran Transmisi Arus Bolak-Balik (AC)
KELEBIHAN TRANMISI AC 3 FASA :

- Mudah pembangkitannya
- Mudah pengubahan tegangannya
- Dapat menghasilkan medan magnet putar
- Dengan sistem tiga fasa, daya yang disalurkan lebih besar dan nilai sesaatnya konstan

2. Saluran Transmisi Arus Searah (DC)
Menempatkan penyearah (rectifier) dan pembalik (inverter) di kedua ujung sistem transmisi

Tidak menguntungkan untuk jarak <350 mil

-------------------------  
INFO+
# HVDC di Indonesia:

Akan segera dibangun High-Voltage Direct Current (HVDC) jaringan listrik Jawa-Sumatera
Sistim interkoneksi yang akan dibangun, dirancang untuk mampu menyalurkan daya sebesar 3.000 MW dari Sumatera ke Jawa-Bali maupun sebaliknya.

# HVDC HAWA SUMATRA

# Lingkup proyek transmisi sepanjang 700 Km terdiri dari 5 paket pekerjaan.
Pertama, pembangunan stasiun converter/inverter di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan dan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Kedua yakni pembangunan saluran transmisi kabel bawah laut 500 kV DC sepanjang 40 Km dari Ketapang, Lampung, hingga Salira, Banten yang melintasi Selat Sunda.
Ketiga, adalah pembangunan saluran transmisi udara 500 kV DC dari Muara Enim ke Ketapang dan dari Salira ke Bogor.
Keempat, adalah pembangunan saluran transmisi udara 500 kV AC dari stasiun konverter Muara Enim ke PLTU mulut tambang, dan dari stasiun inverter Bogor ke sistem transmisi 500 kV di Jawa-Bali.
Kelima adalah pembangunan saluran transmisi udara 275 kV AC dari stasiun konverter Muara Enim ke sistem transmisi 275 kV di Sumatra

------------------------- 

KLASIFIKASI TRANSMISI BERDASARKAN JARAK

1. Saluran transmisi jarak pendek (<50 mil/ <80 km)
2. Saluran transmisi jarak menengah ( 50 - 150 mil / 80 – 240 km)
3. Saluran transmisi jarak jauh (>150 mil / >240km)



Post a Comment
Abdurrachman Azis. Powered by Blogger.